Video serangan teror penembakan di Selandia Baru yang disiarkan langsung (livestreaming) melalui Facebook hanya dilihat 200 kali selama siaran berlangsung pada Jumat, (15/3) lalu. Kendati demikian jumlah tersebut jauh bertambah hingga akhirnya dihapus pada hari yang sama. Rekaman itu telah ditonton 4.000 kali oleh pemilik akun berbeda hingga akhirnya dihapus. Demikian disampaikan Facebook melalui pernyataannya. Dalam laporan